Selasa, 06 September 2016

kimia organik : tinjauan ulang tentang atom dan molekul dalam kimia organik



Tinjauan ulang tentang atom dan molekul dalam Kimia Organik:
a.struktur elekltron dari atom
            Semakin dekat elektron terdapat ke inti, semakin rendah energinya dan sulit untuk berpindah. Orbital atom adalah bagian dari ruang dimana kebolehjadian ditemukannya sebuah elektron dengan kadar energi yang khas adalah tinggi (90-95%). Rapat elektron adalah istilah lain yang digunkan untuk menggambarkan kebolehjadian ditemukannya elektron pada titik tertentu. Rapak elektron lebih tinggi berarti kebolehjadiannya lebih tinggi dan sebaliknya. Konfigurasi elektron adalah suatu pemerian mengenai struktur elektron dari unsur.
b.jari-jari atom dan keelktronegatifan
            Jari-jari atom adalah jarak dari pusat initi ke elektron paling luar. Keelktronegatifan adalah ukuran kemampuan atom untuk menarik elektron luarnya atau elektron valensinya (kemampuan untuk membentuk ion negatifnya). Dalam satu golongan, dari atas kebawah jari-jari atom semakin besar sedangkandalam satu periode dari kiri ke kanan kecil. Sedangkan dalam satu golongan dari atas kebawah jari-jari atom semakin kecil, sedangkan dalam satu periode dari kiri ke kanan semakin besar. Pada keelektronegatifan makin besar jumlah proto (makin besar muatan ion positif), maka makin besar juga tarikan terhadap elektron-elektronnya, sehingga keelektronegatifan semakin bertambah.
 pengantar ke ikatan kimia dan rumus kimia dalam senyawa organik
·         ikatan ion adalah ikatan yang dihasilkan dari perpindahan elektron dari suatu atom ke atom lain, dan ikatan kovalen adalah yang dihasilkan dari penggunaan bersama-sama sepasang elektron oleh dua atom.
·         Rumus empiris menggambaarkan jenis atom dan perbandingan numeriknya dalam suatu molekul. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom-atom yang nyata dalam molekul bukan perbandingannya saja. Rumus struktur menunjukkan struktur dari molekul molekul yaitu muatan dari kaitan atom-atomnya. Contoh : Etana
        CH3                               C2H6                                      H           H
                                                                            H       C           C         H
                                                                                                 
                                                                                            H           H

Rumus Empiris             Rumus Molekul                               Rumus Struktur
·         Muatan formal adalah muatan elek-trostatik pada sebuah atom dalam sebuah molekul.
·         Senyawa siklik dan rumus poligon
Senyawa yang mengandung satu cincin atau lebih, dan struktur siklik biasanya dinyatakn oleh rumus poligon, yaitu merupakan jenis lain rumus struktur yang termampatkan.
         CH2             
         H2C               CH2

c. panjang ikatan dan sudut ikatan
            pada panjang ikatan kovalen yang dapat ditentukan secara eksperimental mempunyai selang harga dari 0,75 Å sampai 2 Å. Bila ada lebih dari dua atom dalam molekul, ikatan membentuk sudut yang disebut sudut ikatan. Sudut ikatan bervariasi dari kira-kira 60˚ sampai 180˚.                        
        O                       panjang ikatan 0,96Å
H              H
                         Sudut ikatan 104,5˚ (Fessenden & Fessenden.2005 :1-17)

d.energi disosiasi
                dua cara agar ikatan dapat terdisosiasi
·         Pemaksapisahan heterolitik yaitu dimana kedua elektron ikatan diperrtahankan pada satu atom. Hasilnya adlah sepasang ion
·         Pemaksapisahan homolitik, yaitu setiap atom yang turut dalam ikatan kovalen menerima satu elektron dari pasangan yang saling dibagi yang asli. Hasilnya adalah atom yang secara listrik netral atau gugus atom
·         Energi disosiasi (∆H) adalah banyaknya energi yang diperlukan untuk menyebabkan pemaksapisahan homolitik dari ikatan kovalen. Makin besar energi disosiasi ikatan berarti makin stabil ikatan tersebut. (Atom dan Molekul Suatu Tinjauan Ulang: Scribd)
e. konsep asam dan basa dalam kimia organik
                Asam Bronsted-Lowry adalah zat yang dapat memberi H+ ; basa Bronsted-Lowry adalah zay yang dapat menerima H+. Kekuatan asam atau basa masing-masing dilaporkan sebagai Ka atau Kb. Asam yang lebih kuat mempunya nilai Ka yang lebih besar; basa yang lebih kuat mempunya Kb yang lebih besar.
               Basa konjugat dari asam kuat adalah basa lemah sedangkan basa konjugat dari asam yang sangat lemah adalah basa kuat. Dalam persamaan berikut, dalam berkurangnya kuat asam HA bertambah kuat basa A-.
H           A                                         H+          +     A-
Asam konjugat dari A                         basa konjugat dari HA
                Suatu asam Lewis ialah zat yang dapat menerima sepasang elektron, sedangkan basa Lewis ialah zat yang dapat menyumbangkan sepasang elektron.
                                                                                           H
 
CH3N̈H2                       +     H+                                  CH3NH2
 (Fessenden & Fessenden.2005:36-37)

5 komentar:

  1. assalamualaikum, selamat malam postingannya bagus :) , disini saya tertarik pada jari-jari atom, dimana jari-jari atom ini selalu berbeda-beda tidak ada yang sama , dikatakan bahwa Dalam satu golongan, dari atas kebawah jari-jari atom semakin besar sedangkandalam satu periode dari kiri ke kanan kecil , nah apa yang menyebabkan masing-masing dari jari-jari atom ini berbeda dari masing-masing unsur ?

    BalasHapus
  2. Saya ingin menambahkan tentang Konsep asam dan basa dalam kimia organik
    1.Sifat Asam
    Dari uraian mengenai asam yang telah dijelaskan di atas, sekarang kita akan membahas mengenai sifat asam dilihat dari sifat fisika maupun sifat kimia.
    -Sifat Kimia Asam
    Menurut penjelasan Arrhennius, jelas bahwa asam akan melepaskan kation Hidrogen (H+) jika terurai di dalam air, sedangkan menurut Brownstead - Lowry asam merupakan zat yang di dalam reaksinya akan mendonorkan proton (dalam hal ini akan mendonorkan kation). Sedangkan menurut Lewis, asam akan menerima pasangan elektron bebas yang diberikan oleh basa.
    -Sifat Fisika Asam
    Ditinjau dari sifat fisika, asam memang terasa masam walaupun tidak semua asam dapat dicicipi. Semua asam -Asam mineral bersifat korosif, yaitu mampu merusak dan dapat melarutkan permukaan logam dan lapisan kulit jika terkena kontak langsung. Inilah alasan mengapa asam akan menimbulkan sensasi tajam dan panas jika terkena kulit.
    2.Sifat Basa
    -Sifat Kimia Basa
    Bisa dibilang basa adalah kebalikan dari asam. Basa, menurut Arrhennius, adalah zat yang akan membebaskan anion Hidroksida (OH-) jika dilarutkan di dalam air. Sedangkan menurut Brownstead - Lowry, basa adalah zat yang akan menerima donor proton (H+) dari asam, dan menurut Lewis basa akan mendonorkan pasangan elektron bebas kepada asam. Basa dapat menetralkan asam membentuk garam dan air. Larutan basa dapat merubah warna lakmus merah menjadi biru dan dapat merubah warna indikator PP dari tak berwarna (asam) menjadi merah (basa).
    -Sifat Fisika Basa
    Dilihat dari sifat fisikanya, basa memiliki rasa pahit walaupun basa tidak boleh dicicipi. Semua basa yang belum dibuat menjadi larutannya akan berbentuk padatan, kecuali NH4OH yang dari awal sudah berbentuk cairan. Jika kontak dengan kulit, basa akan terasa licin dan beberapa basa seperti NaOH dan KOH dapat menyebabkan iritasi dan gatal - gatal pada kulit. Basa juga sangat berbahaya bila kontak dengan selaput lendir seperti mata, oleh karena itu hati - hati ya!
    Terimah kasih.

    BalasHapus
  3. terimakasih kepada saudari nurusalamia yang telah menambahkan komentarnya dan menambah ilmu baru

    BalasHapus
  4. selamat malam Rianti Nita Wulandari. Terimakasih postinganya cukup menarik. Saya Ingin menambahkan materi mengenai struktur elektron dari atom Kulit electron yang terdekat ke inti adalah kulit yang terendah energinya, dan lektron dalam kulit ini dikatakan berada pada tingkat pertama. Electron dalam kulit kedua, yaitu pada tingkat energy kedua, mempunyai energy yang lebih tinggi dari pada electron dalam tigkat pertama, electron pada tingkat ketiga yaitu pada energy energy ketiga, mempunyai energy yang lebih tinggi.
    Semakin dekat elektron terdapat ke inti, semakin rendah energinya dan sulit untuk berpindah. Orbital atom adalah bagian dari ruang dimana kebolehjadian ditemukannya sebuah elektron dengan kadar energi yang khas adalah tinggi (90-95%). Rapat elektron adalah istilah lain yang digunkan untuk menggambarkan kebolehjadian ditemukannya elektron pada titik tertentu. Rapak elektron lebih tinggi berarti kebolehjadiannya lebih tinggi dan sebaliknya. Konfigurasi elektron adalah suatu pemerian mengenai struktur elektron dari unsur.
    A. Orbital atom
    Kulit electron pertama hanya mengandung orbital bulat 1s. kebolehjadian untuk menemukan electron 1s adalah tertinggi dalam bulatan ini. Kulit kedua, yang agak berjauhan dari inti dari pada kulit pertama, mengandung satu orbital 2s dan tiga orbital 2p. Orbital 2s, seperti orbital 1s adaah bulat.
    Tingkat energy kedua mengandung tiga orbital atom 2p. orbital 2p ada jarak sedikit agak jauh dari inti dari pada orbital 2s dan mempunyai energy yang agak sedikit lebih tinggi. Orbital p berbentuk seperti halter, etiap orbital p mempunyai dua cuping yang terpisah oleh simpul pada inti.
    B. Pengisian orbital
    Electron mempunyai spin, yang dapat berputar menurut arah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam (+1/2 atau -1/2). Pin dari partikel bermuatan, menimbulkan medan magnet kecil atau momen magnet, dan dua electron dengan spin berlawanan.
    Terimakasih.Semoga Bermanfaat:)

    BalasHapus
  5. terimakasih kepada saudari rostalinda rumapea atas penambahan materinya.
    untuk saudari sri wahyu ningsih saya akan menjawab pertanyaan anda
    Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke orbital elektron terluar yang stabil dalam suatu atom dalam keadaan setimbang. Biasanya jarak tersebut diukur dalam satuan pikometer atau angstrom. Dikarenakan elektron-elektron senantiasa bergerak, maka untuk mengukur jarak dari inti atom kepadanya amatlah sulit. Untuk itu digunakan beberapa cara yang lebih akurat seperti dijelaskan pada bagian selanjutnya. nah dari pengertian itu kita pasti akan tau mengapa jari-jari atom setiap unsur berbeda itu semua karena setiap unsur memiliki no atom yang berbeda sehingga akan memiliki jari-jari atom yang berbeda-beda pula

    BalasHapus